Games yang itu-itu saja setiap tahun bukan alasan acara family gathering perusahaan menjadi gagal. Namun, jika aktivitas yang digunakan selalu sama tanpa penyesuaian, peserta bisa kehilangan antusiasme bahkan sebelum permainan dimulai.
Bagi HR, GA, atau panitia perusahaan, tantangannya bukan sekadar mencari permainan yang berbeda. Yang lebih penting adalah bagaimana membuat aktivitas terasa baru, relevan dengan peserta, mudah diikuti, dan tetap sesuai dengan tujuan acara.
Kabar baiknya, mengganti permainan tidak selalu berarti harus membuat konsep yang benar-benar baru dari nol. Ada beberapa trik yang bisa digunakan agar games lama terasa lebih segar dan family gathering tetap berkesan.
Mengapa Games Family Gathering Sering Terasa Membosankan?
Salah satu penyebabnya adalah pola permainan yang terus berulang. Tahun sebelumnya peserta mengikuti estafet, tarik tambang, memasukkan bola, atau permainan kelompok tertentu. Tahun berikutnya, aktivitas yang sama kembali digunakan dengan sedikit perubahan.
Masalah sebenarnya bukan pada jenis permainannya, melainkan pada pengalaman peserta.
Games yang sederhana pun bisa menarik apabila dikemas dengan konsep, cerita, tantangan, dan mekanisme yang tepat. Sebaliknya, permainan yang terlihat baru bisa tetap membosankan jika peserta hanya diminta melakukan aktivitas tanpa tujuan yang jelas.
Selain itu, peserta family gathering biasanya memiliki karakter yang beragam. Ada karyawan muda, karyawan senior, pasangan, anak-anak, bahkan anggota keluarga lanjut usia.
Karena itu, memilih games hanya berdasarkan tren tanpa mempertimbangkan profil peserta dapat membuat sebagian orang merasa kurang nyaman untuk ikut bermain.
Trik Menghindari Games yang Itu-Itu Saja
1. Jangan Hanya Mengganti Nama Permainan
Kesalahan yang sering terjadi adalah mengganti nama permainan lama lalu menganggapnya sebagai konsep baru.
Misalnya, permainan estafet tetap menggunakan mekanisme yang sama, tetapi diberi nama yang berbeda. Bagi peserta yang sudah pernah mengikutinya, pengalaman tersebut tetap terasa familiar.
Cobalah mengubah minimal satu atau beberapa elemen:
- Mekanisme permainan
- Sistem penilaian
- Jumlah anggota tim
- Durasi
- Alat yang digunakan
- Tantangan
- Cerita atau tema
- Cara menentukan pemenang
Dengan perubahan tersebut, permainan lama dapat memiliki pengalaman yang berbeda.
2. Buat Games Berdasarkan Tema Acara
Games akan lebih mudah terasa fresh ketika memiliki hubungan dengan tema family gathering.
Jika perusahaan menggunakan tema adventure, misalnya, aktivitas dapat dikemas sebagai sebuah misi. Peserta tidak sekadar berpindah dari satu pos ke pos lainnya, tetapi seolah-olah sedang menyelesaikan rangkaian tantangan.
Untuk konsep yang lebih santai, permainan dapat menggunakan tema nostalgia, budaya, musik, atau kreativitas.
Pendekatan ini membuat games menjadi bagian dari cerita besar acara, bukan sekadar pengisi waktu.
3. Sesuaikan Permainan dengan Profil Peserta
Tidak semua games cocok untuk semua perusahaan.
Jika peserta terdiri dari berbagai rentang usia, sebaiknya gunakan kombinasi aktivitas dengan tingkat energi yang berbeda.
Contohnya:
- Games ringan untuk seluruh keluarga
- Tantangan kerja sama untuk karyawan
- Aktivitas kreatif untuk kelompok campuran
- Permainan anak-anak
- Tantangan khusus untuk peserta yang menyukai aktivitas fisik
Dengan pembagian tersebut, peserta memiliki lebih banyak pilihan untuk terlibat.
4. Gunakan Konsep Team Challenge
Daripada membuat permainan yang hanya mengandalkan kecepatan atau kekuatan fisik, panitia dapat menggunakan konsep team challenge.
Dalam konsep ini, tim harus menyelesaikan beberapa tantangan yang membutuhkan komunikasi, strategi, kreativitas, dan kerja sama.
Contohnya dapat berupa:
- Menyusun puzzle
- Memecahkan kode
- Tantangan komunikasi
- Misi mencari benda tertentu
- Tantangan kreativitas
- Tantangan koordinasi tim
Keunggulan konsep ini adalah peserta dengan kemampuan berbeda tetap dapat berkontribusi.
Bagaimana Jika Games Lama Sebenarnya Masih Disukai?
Tidak semua permainan lama harus dihilangkan.
Jika sebuah permainan terbukti selalu mendapat respons positif, mempertahankannya bukan masalah. Yang perlu dilakukan adalah memberikan variasi.
Misalnya, permainan yang biasanya dilakukan secara individu dapat diubah menjadi permainan beregu. Sistem poin juga dapat dibuat bertingkat sehingga peserta harus menyusun strategi.
Panitia juga dapat menggabungkan dua atau tiga permainan menjadi satu rangkaian challenge.
Jadi, prinsipnya bukan “harus selalu baru”, melainkan harus memberikan pengalaman yang tidak terasa repetitif.
Libatkan Peserta dalam Konsep Permainan
Salah satu cara sederhana untuk membuat games lebih relevan adalah mengetahui apa yang disukai peserta sebelum acara.
HR atau panitia dapat melakukan survei singkat mengenai:
- Jenis aktivitas yang disukai
- Aktivitas yang tidak ingin diikuti
- Preferensi indoor atau outdoor
- Minat terhadap aktivitas kompetitif
- Jumlah anggota keluarga yang ikut
- Kondisi khusus yang perlu diperhatikan
Data sederhana tersebut dapat membantu panitia menghindari permainan yang kurang sesuai.
Pendekatan ini juga membuat peserta merasa bahwa konsep acara dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan mereka.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Jasa EO Family Gathering?
Jika jumlah peserta besar, konsep acara kompleks, atau panitia memiliki keterbatasan waktu, perencanaan games dapat menjadi pekerjaan yang cukup merepotkan.
Panitia tidak hanya harus menentukan permainan, tetapi juga memikirkan perlengkapan, pembagian kelompok, durasi, venue, keamanan, crew, sistem scoring, hadiah, hingga alur perpindahan peserta.
Di sinilah bekerja sama dengan EO Family Gathering dapat membantu.
PrasastiSelaras.com sebagai EO Family Gathering dapat membantu perusahaan merancang konsep kegiatan yang disesuaikan dengan karakter peserta dan tujuan acara. Games tidak harus sekadar menjadi aktivitas untuk mengisi waktu, tetapi dapat dirancang sebagai bagian dari pengalaman family gathering secara keseluruhan.
Terutama untuk perusahaan yang ingin menggabungkan unsur hiburan, kebersamaan, employee engagement, dan aktivitas keluarga, perencanaan konsep sejak awal akan membuat pelaksanaan acara lebih terarah.
Checklist Sebelum Menentukan Games
Sebelum memasukkan permainan ke dalam rundown, panitia dapat menggunakan checklist sederhana berikut:
- Apakah permainan sesuai dengan usia peserta?
- Apakah semua peserta memiliki kesempatan untuk berpartisipasi?
- Apakah tingkat kesulitannya sesuai?
- Apakah perlengkapannya mudah disiapkan?
- Apakah permainan aman dilakukan di venue?
- Apakah durasinya sesuai dengan rundown?
- Apakah ada alternatif jika cuaca berubah?
- Apakah sistem penilaiannya mudah dipahami?
- Apakah permainan mendukung tema acara?
- Apakah peserta akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dari tahun sebelumnya?
Jika sebagian besar pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan jelas, permainan sudah memiliki dasar yang lebih baik untuk dimasukkan ke dalam acara.
FAQ
Apakah family gathering harus menggunakan games yang benar-benar baru?
Tidak. Games lama tetap dapat digunakan selama dikemas dengan mekanisme, tema, tantangan, atau sistem permainan yang berbeda.
Bagaimana memilih games untuk peserta dengan berbagai usia?
Gunakan kombinasi permainan dengan tingkat aktivitas berbeda. Hindari membuat seluruh acara bergantung pada aktivitas fisik agar peserta dari berbagai usia tetap dapat berpartisipasi.
Apakah games harus selalu kompetitif?
Tidak. Games dapat dirancang untuk hiburan, interaksi, kreativitas, komunikasi, maupun kerja sama. Tujuannya perlu disesuaikan dengan konsep acara.
Apa yang perlu dipersiapkan untuk games family gathering?
Selain konsep permainan, panitia perlu menyiapkan perlengkapan, crew, aturan permainan, pembagian kelompok, sistem penilaian, hadiah, durasi, serta alternatif jika kondisi venue atau cuaca berubah.
Apakah EO bisa membantu membuat konsep games?
Ya. EO dapat membantu mulai dari penyusunan konsep, pemilihan aktivitas, perlengkapan, crew, rundown, hingga pelaksanaan games pada hari acara.
Saatnya Membuat Family Gathering yang Tidak Terasa Berulang
Family gathering tidak harus selalu menghadirkan permainan yang sepenuhnya baru setiap tahun. Kuncinya adalah memahami peserta, menentukan tujuan aktivitas, lalu mengemas permainan dengan konsep yang relevan.
Jika perusahaan ingin menghadirkan acara yang lebih terstruktur dan tidak terjebak pada games yang itu-itu saja, perencanaan bersama EO Family Gathering dapat menjadi langkah yang praktis.
PrasastiSelaras.com siap membantu perusahaan merancang family gathering dengan konsep aktivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan acara, karakter peserta, dan tujuan perusahaan.
Diskusikan kebutuhan family gathering perusahaan Anda bersama PrasastiSelaras.com dan mulai rancang konsep acara yang lebih seru, terarah, dan berkesan.


