Membangun Sifat Kunci.

YPPI, Telaga Sampireun, Ditulis oleh : @isharyadi17

DSC_0141

Bagi saya membangun Visi, sama pentingnya mengejar prestasi dalam karir maupun akademisi dalam tulisan sebelumnya, Anda telah diajak untuk menilai diri sendiri dan mempunyai pemahaman yang realistis akan kemampuan Anda, buatlah suatu visi yang berarti dan dapat diraih. Semua orang terkenal dalam sejarah mempunyai visi dan misi. Mereka tahu kemana mereka pergi, apa yang ingin diraih, dan mempunyai kekuatan yang membantu mereka ke tujuan. Anda dapat menggunakan kekuatan yang sama. Tanya diri anda kemana Anda akan berada pada setiap dekade Anda dengan keadaan sekarang.

Tips sis

Rumuskan ambisi

Jangka panjang

Untuk membantu Anda

Melihat kesempatan maju.

 DSC_0072

Misi Anda sebaiknya dipilah menjadi rencana operasi yang nyata yang akan membantu Anda untuk mengambil langkah yang realistis dalam menciptakan puncak tujuan Anda. Jaga visi dan misi anda dalam ingatan, dengan perbaikan kala diperlukan, dan arahkan langkah dan tindakan Anda menuju pencapaian tujuan Anda.

 Hanya Kepiting Yang Bergerak ke samping,

Kalau Anda sudah membuat rencana pasti tahu apa yang harus direalisasikan. Rencana itu harus di jadwalkan dan diukur melalui hasil yang nyata. Analoginya : jika visi Anda untuk masuk ke manajemen, pada tahun pertama, anda mencari pengetahuan yang diperlukan, masuk kedalam grup dan raih pengalaman umum di tahun kedua; serta raih penunjukkan manajemen, didalam atau diluar perusahaan pada tahun ketiga, dan seterusnya.

Ada  2 teknik Jepang untuk mencapai visi Anda : Kaizen dan Kaikaku, atau perbaikan kontinu dan perubahan radikal.

Kaizen adalah terus menerus mencari jalan untuk meningkatkan semua elemen performa Anda, sama seperti atilit yang berlatih meningkatkan rekor mereka.

Sedangkan Kaikaku lebih jarang terjadi. Contohnya adalah perubahan karyawan menjadi wiraswasta, pindah kerja dalam industri baru atau perusahaan baru, atau keduanya. Simak kesempatan untuk perubahan radikal dan gunakanlah.

 Fokus Masa Depan Lebih Baik Dari Fokus Pada Masa lah.

Banyak waktu kita terbuang karena salah fokus,  Jika Anda kehilangan suatu kesempatan, jangan membuang waktu untuk menyesal, tapi pelajari mengapa itu bisa terjadi, Contoh : jika Anda kurang berani mengambil resiko, kembangkan percaya diri Anda untuk kesempatan berikutnya.

 Tips sis :

Jangan takut untuk

Belajar dan gunakan

Pelajaran dari kegagalan Anda.

 Lepaskan Beban Keril di Pundak.

Sulit sekali untuk terbang jauh menggapai visi Anda jika keril masih membenani pundak Anda, Dalam sebuah aktivitas Leadership Program pada 21-23 Agustus 2015, di Kampung Sampireun peserta eksekutif dan ekslusif  hanya 9 orang,  bertujuan untuk menyatukan kembali Misi Perusahaan terjadi ketidak seimbangan pemikiran yang mengakibatkan kurang produktif, setelah melalui proses corat – coret mulai dari idetifikasi masalah dan solusi, kini saatnya setiap orang melepaskan keril “masalah” itu, maka kita bisa lari lebih cepat untuk berancang terbang ke tempat yang lebih tinggi.  Ikhlaskan apa yang harus di ikhlaskan, lepaskan apa yang harus dilepaskan, maafkan apa yang harus di maafkan. Namun, bila ada kekeliruan yang telah tergores dimasa lalu, maka…

Dalam prosesnya selesaikan dahulu hutang masa lalunya

Setiap orang menuliskan segala kekeliruan yang telah dibuat di masa lalu, bertanggungjawablah dan selesaikan secepatnya. Bahkan bila ada hutang yang belum terbayar dan kita lupa orang tersebut ada dimana, maka tebuslah hutang itu dengan berderma atas nama orang yang kita hutangi. Lunasi semua hutang, baik fisik (maksudnya uang) maupun hutang batin. Makanlah buah pahit yang bibitnya pernah kita tanam, teruslah makan sampai habis dan disaat yang sama…

Memang dalam metode Experiential Learning Instruktur melakukan observasi terhadap perkembangan individu dan kelompok apakah pada fase forming – Stroming – Norming dan Performing setiap fase memiliki klasifikasi akitivitas yang berbeda, dengan grafik terus naik sehingga peserta dapat memaknai dari setiap tahapan pembelajaran yang disajikan.

Ada hal yang menarik pada program ini bagaimana membandingkan Visi pada tingkatan Karir yang berbeda, untuk :

Level Manajer Senior : pada level ini, visi diri  berjalan berdampingan dengan visi organisasi Anda. Anda melihat jalan dimana perusahaan Anda berada di masa depan dan bayangkan Anda memainkan peranan yang penting dalam perjalanan tersebut.

Level Manajar Unit : Anda mempunyai visi yang jelas atas sesukesan unit Anda dan ide ambisius atas posisi anda lima tahun setelah meraih visi tersebut.

Manajer Garis Depan : anda bertanggung jawab atas orang lain dan berkeinginan mengembangkan kemampuan organisasi dan membangun pengalaman bisnis yang membawa Anda ke atas.

Karyawan Pemula : Visi Anda bersifat pribadi, keinginan Anda adalah mendapat ilmu, pengalaman dan keahlian dalam waktu  sesingkat mungkin.

Tips sis :

Tetapkan target

Untuk prestasi dan karir.

 22 Agustus 2015, Kampung Sampireun – Garut

Back to Visi